Selasa, 05 Juli 2011

Benarkah Pancasila Dasar Negara...?

Apakah Sobat masih ingat atau mungkin ada yang masih hafal liril lagu Nasional "Garuda Pancasila"

Kalau saya sih rasanya masih ingat dan hafal soalnya jaman saya kecil dulu satu - satu nya stasiun TV di negeri ini cuma TVRI... lho lalu apa hubungannya sama lagu Garuda Pancasila... ada dong... "masih ingat ga kalau dulu sehabis berita malam yang kalo saya ngga salah namanya Berita Nasional dari Pukul 7 WIB sampai dengan selesai yang kalo ngga salah lagi sekitar pukul 7:30 WIB..." kalau salah mohon di maklumi aja ya namanya saya juga lupa - lupa ingat... ^_^".
Nah sehabis berita tersebut sebelum mulai ke acara selanjutnya (biasa nya sebuah film seri dari negeri barat sono) pasti kita akan di perdengarkan sebuah lagu Nasional yang waktu itu tidak asing lagi di telinga...

Garuda Pancasila
Akulah pendukung mu
Patriot proklamasi sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsa ku
Ayo maju.. maju.. ayo maju...maju...
Ayo maju.. maju..

Sebelumnya saya ingin meluruskan satu hal dulu sebelum saya di tuntut oleh Negara ini karena judul tulisan saya kali ini, disini saya sama sekali tidak bermaksud untuk menghina apa lagi melecehkan Lambang dan Dasar Negera tercinta ini karena saya sadar bahwa itu adalah sebuah kesalahan besar dan hal terbodoh jika saya lakukan.
Berikut saya akan kuot dahulu larangan terhadap Lambang Negara kita ini :
  1. mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat rusak Lambang Negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Lambang Negara;
  2. menggunakan Lambang Negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan perbandingan ukuran;
  3. membuat lambang untuk perseorangan, partai politik, perkumpulan, organisasi dan/atau perusahaan yang sama atau menyerupai Lambang Negara; dan
  4. menggunakan Lambang Negara untuk keperluan selain yang diatur dalam Undang-Undang ini.
Kalau sobat tertarik  dan ingin tahu lebih banyak tentang sejarah Lambang Negara Indonesia silahkan ke SINI karena tulisan saya kali ini ingin membahas atau tepat nya mempertanyakan "Benarkah Pancasila Dasar Negara Indonesia.
Sekali lagi saya katakan kalau saya bukannya ingin berbuat lancang, tapi mari kita simak lagi sedikit lirik lagu karangan "Sudharnoto" di atas dimana di situ di katakan "Pancasila Dasar Negara, Rakyat adil Makmur sentosa..." dalam lirik lagu tersebut kita pasti bisa menangkap sekilas bahwa keadilan dan kemakmuran Rakyat di negeri ini bisa terwujud karena Pancasila menjadi dasar negara kita dan hal itu juga tercantum dalam sila ke lima yang berbunyi "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia". Namun apakah kita sudah melihat dan mendapatkan keadilan yang disebutkan tersebut saya rasa belum, coba kita bayangkan sejak mulai di resmikannya Pancasila 11 Februari 1950 sampai dengan sekarang dan itu pasti bukan waktu yang sebentar untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.



Sumber Gambar : Google Images

Seperti pendidikan yang layak bagi setiap anak - anak di negeri ini sehingga tidak ada lagi yang berkeliaran di jalanan dan secara tidak langsung juga bisa menekan angka kriminalitas karena mereka telah mendapat pendidikan yang layak dan mereka tahu mana yang baik dan mana yang tidak patut untuk mereka lakukan sehingga setelah mereka dewasa mereka bisa menggunakan akal dan pikiran serta ilmu yang mereka dapat untuk hal - hal yang positif.

Dan saya yakin makna "keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" tersebut sangat luas sekali, sekarang coba sobat pikirkan dan sebutkan contoh yang lainnya.

Jadi apakah yang salah dengan negeri yang kaya ini... Pancasila sebagai dasar negara kah atau orang - orang yang menjalankan apa yang di amanatkan Negara ini ke pundak mereka, Entahlah... saya rasa hanya diri kita masing - masing yang bisa menjawabnya.

* Barusan baca berita KH Zainudin MZ "dai sejuta umat"  telah berpulang ke Rahmatullah... semoga segala amal kebaikan & arwah beliau di terima dengan tenang di sisi Allah... Selamat jalan Kiai...

17 komentar:

  1. Filsafat Pancasila adalah hasil berpikir/pemikiran yang sedalam-dalamnya dari bangsa Indonesia yang dianggap, dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu (kenyataan, norma-norma, nilai-nilai) yang paling benar, paling adil, paling bijaksana, paling baik dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia.

    BalasHapus
  2. Kalau aku menilai pancasila itu filsafat yang benar2 mulia & sangat patut diterapkan, ini hanya pelaksana aja yang kurang memahami filosofi pancasila itu sendiri, coba kalau pejabat itu amanah ya gak mungkin begini kondisinya, sekarang pejabat punya kedudukan hanya prioritas memperkaya diri (sungguh sangat prihatin). Innalillahi, padahal hari minggu kemarin beliau ceramah di TV one,,,,,turut berduka cita semoga segala amal ibadahnya di terima Allah SWt

    BalasHapus
  3. sudah lupa penjabaran masing-masing silanya sejak p4 dihapuskan dari muka bumi...

    BalasHapus
  4. Sebelumnya, saya mau ngucapin turut berbel sungkawa atas berpulangnya bapak Kyai Sejuta Umat, semoga amal ibadahnya diterima di sisiNya, Amiiiin..

    Tentang Pancasila.. Hmmm, menurut saya, lima sila tersebut sudah ideal. Cuma masalahnya mungkin (ini mungkin lho ya), para penyelenggara negeri ini ada yang kurang memahami dan memaknai apa itu Pancasila. Ini pendapat saya sendiri Mas, bisa salah bisa benar..

    Salam hangat selalu.. Dan salam lestari..!

    BalasHapus
  5. Memang perlu berbakti pada nusa dan bangsa kalo pemimpinnya adil... #sedih banyak kasus korupsi tidak tuntas

    BalasHapus
  6. Assalamu'alaikum Kang,
    membutuhkan perasan keringat dan perjuangan untuk membuat isinya mengingat kondisi bangsa ini yang komplek, jadi gampangnya itu sebagai wadah dalam keberagaman.
    Kalopun dalam perjalanannya ada banyak perbedaan yang mencolok itu dikarenakan pribadi-pribadi yang tidak memegang amanah dalam menjalankan tugasnya. Terkepung nafsu duniawi

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum sob Zan, pa kbr hari ini?

    Hmm.. ini aku baru saja selesai main games empire di kompi ku, sob zan tau kan games itu, ya bener games yg membuat kita bagai punya negara adidaya dimana, makanan, politik, sumber daya, agama, pendidikan, ekonomi dan lain sebagainya mesti betul2 dipertimbangkan bila ingin negara/kerajaan kita kuat dari serangan2an musuh.

    biasanya games empire akan selesai dengan hasil akhir kita menang bila kita sudah menang dari negara2 tetangga alias kita menyerang dan menghancurkan negaranya.

    Tapi, sekali ini aku berlaku beda dlm permainan, tapi aku mencoba membuat negara yg kuat dengan tidak menyerang, tapi bertahan.. efeknya sih memang games ga habis2 tapi, aku merasa bnyk mendapat pelajaran..

    bingungkan? kok bisa mendapat pelajaran? yup..aku akhirnya mengerti, untuk menjadi sebuah negara yg maju ternyata harus dimulai dari mengenal potensi dan permasalahan di negara. Baik itu potensi SDA, SDM atau lainnya, dan permasalahan ekosospolhankam.

    bila kita telah dapat menemukenali dua unsur itu, maka kita akan bisa berjalan ke jalan yg benar,, apaaa coba,hehehe

    Nah, di negara kita, hal itu blm bnyk dilakukan, semua karena ego, lihat saja bnyak SDM kita hebat malah dipakai oleh orang luar negeri, dan soal permasalahan semuanya "seperti melihat tapi tak bicara,dan bicara tapi tak melihat".

    Sudah jelas di UUD45, Orang miskin dan anak telantar dipelihara oleh negara, ternyata semuanya hanya omong kosong,, dan kembali lagi semua dikarenakan ego

    terkadang, aku tidak memungkiri, aku juga sering terlalu egois di negara ini,, tapi aku sekarang hanya berusaha agar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dengan memanfaatkan fasilitas negara berupa program PNPM ini. Aku tahu, aku hanya bagaikan awan kecil di langit, tidak terlihat... tapi aku yakin bila semua bangsa indonesia berpikiran sama, aku yakin awan kecil itu akan menjadi besar...

    Tetap semangat!! dan maaf klo komen kepanjangan,, secaralah sambil denger kereta api lewat,,wkwkwkwk

    BalasHapus
  8. kalo bicara soal sila kelim apancasila ini, memang agak ribet kedengarannya.. karena memang kalo lihat dari sisi sudut pandang yang lain jelas banyak yang mengira keadilan itu belum merata..

    tapi sampai kapan, rasanya ini sebuah proses yang akan sangat makan waktu.. pasti tidak akan pernah 100 persen tercapai sempurna karena merasa adil bagi satu orang beda juga dengan orang lain..

    asalkan standar-standarnya sudah dipenuhi, rasanya pemerintah pun juga sudah cukup tahu tanggung jawabnya.

    *lagi-lagi nyalahin pemerintah*

    BalasHapus
  9. nyambung cerita lagi sob,, dulu aku juga berpikir begitu ketika lihat para senior main games itu, tapi sekarang rada berubah juga, klo lg ada waktu senggang ya aku main, tapi cara nya tetap bertahan, jadi enak games ga habis2 di save mulu,,hahaha

    soal pasal di UUD memang bnyk yg melakukan yg sedemikian sob zan katakan, tapi tenang saja sob,, selama aku melakukan pendampingan aku melihat banyak perkembangan di masyarakat, mereka sekarang pada kritis dan menyadari keadaannya, dan sekarang sudah berusaha untuk keluar dari keadaannya,, hanya aksesnya saja yg masih rada sulit.

    Ayooo tetap berpikir positif,karena aku yakin Indonesia akan lebih baik nantinya :)

    BalasHapus
  10. komentar kawan-kawan di atas sana sudah bagus bagus semua.. malu kiranya jika saya sampai salah berkomentar dan hanya meninggalkan sampah.. jadi saya ikut nyimak saja gpp kan mas ?!

    BalasHapus
  11. sebelum ikut ke inti pembahasan kok aku jadi nostalgia sama acara TVRI ya hha.... betul2 dulu pasti ada lagu Garuda pancasila klo abis berita, + lagu wajib klo acara udah mau abis semua dan acara TV gak ada lagi untuk hari itu :)

    Sayangnya yg terjadi di Indonesia, semua tergantung penguasa Sob, bahkan banyak sejarah negri ini yg berubah atas kehendak penguasa kan? hhe... jadi gak heran deh klo negri ini masih tetep sengsara sampe hari ini, lha wong pemimpinnya masih seneng ngurusin kepentingannya sendiri :)

    aku pamit lanjutin kerjaan dulu deh Sob.. Semangat :)

    BalasHapus
  12. Stake holder negeri ini kayaknya juga pada ngga apal isi pancasila..

    BalasHapus
  13. melihat blog dan komen yg berkualitas saya jadi makin bersemangat untuk turut membangun bangsa #maaf OOT

    Pancasila dari dulu dan samapi kapan pun tidak akan dan tidak boleh dirubah. Harga mati. terimakasih hehehe

    BalasHapus
  14. jangan kan pancasila, konsitusi, hukum, undang2 dan lain sebagainya sudah tidak ada fungsinya lagi di indonesia, semua orang juga sudah tahu.
    apa lagi kasus korupsi sekarang ini.. smoga ini tidak akan menjadi budaya.

    BalasHapus
  15. nilai2 nya luar biasa indah sudah dipaparkan oleh bapak habibie di gedung MPR bbrp wktu lampau...sisa implementasi di lapangan yg masih jauh dr harapan

    BalasHapus
  16. Masihkah kita menjadikan pancasila sebagai dasar negara? Atau masihkah kita menganggapx sebagai dasra negara? Apakah kita masih membuatx pantas untuk menjadi dasar negara?

    BalasHapus

Mengkritik tidak berarti menentang,setuju belum tentu mendukung,menegur tidak bermakna membenci,berbeda pendapat adalah kawan berpikir yang baik