Selasa, 10 Desember 2013

Tentang Hujan


Waktu kecil hujan menjadi salah satu hal yang paling sering di tunggu-tunggu. Hujan bagaikan sahabat sekaligus arena bermain yang paling mengasyikan, bermain ditengah hujan menjadi hal yang lebih mengasyikan daripada bermain video game. Tapi aneh nya saat kita beranjak dewasa, hujan seakan menjadi musuh yang paling menyebalkan, mata kita tidak lagi berbinar dengan terang kala menyambut cuaca yang mendung, ada raut wajah tak senang bila melihat mendung tiba-tiba menghiasi langit cerah. Berbagai ekpresi tak senang seperti mengumpat dan mengeluh, seakan menegaskan bahwa hujan bukan sesuatu yang diharapkan kehadiran nya.

Kita seakan lupa kalau hujan pernah menjadi sahabat sekaligus teman yang paling menyenangkan. Tak jarang kita mengabaikan nasehat dan ancaman dari orang tua agar tidak bergaul dengan yang namanya “hujan”. Ancaman dan hukuman yang menanti dirumah saat pulang bermain dengan hujan, seakan tak ada artinya saat itu, demi menyambut “sang sahabat” yang selalu dinanti datang nya.

Ada sebuah pertanyaan yang sebenarnya cukup ganjil untuk dipertanyakan, “kenapa sekarang kita tidak bisa berteman dengan hujan ?”. Kita seolah lupa pernah menjalin persahabatan dengan hujan saat itu, apakah kita sudah menjadi anak yang penurut dan takut dengan hukuman dari orang tua kita dulu ?

Jika dulu kita mencintai hujan, hujan pun membalas cinta itu dengan segala kesenangan yang dia bawa dan tawarkan, dan saat ini kita membenci hujan namun hujan tidak pernah berubah, dia masih menawarkan segala apa yang pernah dia bawa untuk membujuk kita agar mau bermain dengannya.

Rasanya tak ada alasan untuk membenci dan mengumpat datangnya hujan, nikmati dan rasakan betapa segar setiap tetes air yang jatuh bersama kedatangannya. Hujan tak pernah menjadi musuh ku, dia masih sama seperti dulu bagiku, hanya saja aku harus lebih bijak menyikapi kedatangannya yang kadang tidak tepat untuk ku, bagaimana bisa aku menolak kedatangan sahabat kental ku itu.

13 komentar:

  1. Seperti sebuah flashback... kita yg dulu mencintainya skg membencinya krn ia dianggap mengganggu apa yg kita rencanakan.

    Sama sperti seorang sahabat, butuh kelapangan jiwa menerima hujan.

    BalasHapus
  2. wow mengharukan. hehe

    kunjungan perdana & salam kenal dari saya mas

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah, kalo aku sih msh tetep berteman tuh dgn hujan, meskipun terkadang pulang kerja jg hrs berhujan2an, tp enjoy aja kok... justru aku lbh suka suasana hujan ketimbang panas yg terik. Tp satu hal saja yg terkadang bikin aku ngeluh, yaitu saat cucian baju seragam kerjaku tidak kunjung kering... hehe... :D

    BalasHapus
  4. Aku gak pernah berubah.. dr dulu sampai skg tetep cintaaa banget sama hujan :D

    BalasHapus
  5. hujan..bagaimanapun juga merupakan berkah Tuhan yang harus kita syukuri,
    kalaupun menjadi bencana, semata-mata kita yg harus introspeksi diri

    BalasHapus
  6. paling suka hujan di malam hari, serasa adem buat tidur

    BalasHapus
  7. hujan itu rahmt dari tuhan untuk kita mensyukurinya.. ia memberikan kita nikmat (suburkan bumi) dan ujian (bencana alam seperti banjir)..

    BalasHapus
  8. assalamualaikum sahabat ku azan,,, pa kbr??? lama tak bersua,, ^_^

    maaf,, baru sekarang bisa mampir menuliskan komentar di sini,, secara namanya akhir tahun target kerjaan ya menumpuk,, jadi ngeblog cuma bisa sekedar intip2 dari hp di waktu senggang.

    Hmmm,, hujan,, aku suka hujan,,,, suka sekali,,, ^_^

    Ada rasa yang tak biasa klo hujan, aku merasa berkah dari Allah diturunkan melalui hujan,,, seperti beberapa hari lalu, berlomba2 adu kecepatan motor dengan teman2 tim ketika pulang dari desa dampingan ditengah gelapnya nya langit dimana mendung berlenyut mesra. kemudian tertawa bersama kala kecepatan motor kami kalah dengan senyuman hujan yang menyapa.

    Aah,, rasanya aku tak sanggup untuk membenci hujan sob,,, :)

    tetap semangaat!! ^_^


    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo admin cerita hujan, benci sama hujan bisa kualat nanti hhh... :D

      iya, aku lama banget hiatus nya, sampe jamuran pondok ku ini.. :(

      Hapus
  9. hujan itu adalah anugrah tuhan yang diturunkan ke bumi untuk bertujuan agar kita mahluk nya tidak kekeringan atau kehauasan,begitu juga untuk tumbuhan.. salam blogger

    BalasHapus
  10. good share.. sangat terharu baca nya gan,, ditunggu artikel selanjutnya

    BalasHapus

Mengkritik tidak berarti menentang,setuju belum tentu mendukung,menegur tidak bermakna membenci,berbeda pendapat adalah kawan berpikir yang baik